Tips Agar Tubuh Beradaptasi Dengan Kondisi Cuaca Ketika Melakukan Ibadah Haji atau Ibadah Umroh

Tips Agar Tubuh Beradaptasi Dengan Kondisi Cuaca Ketika Melakukan Ibadah Haji atau Ibadah Umroh

Tips Umroh, Artikel Islami, Info Umroh, Umroh 2018 Surabaya, Travel Umroh Terbaik

Tips Umroh, Tips Haji, Tips Kesehatan Jamaah Umroh, Umroh Murah, Umroh 2018, Travel Umroh Murah, Travel Umroh Terbaik, Umroh 2018 Surabaya

Assalamualaikum wr wb

Mabrur Mandiri Travel Umroh Murah Surabaya – Orang Indonesia terbiasa hidup dengan kondisi iklim tropis. Perubahan cuaca dan suhu udara harian yang terjadi tidaklah ekstrim. Suhu udara rata – rata  di Indonesia pada umumnya berkisar antara 26° C, sedangkan suhu udara rerata di Arab Saudi mencapai 38° C.

Bagi umat muslim yang melakukan ibadah haji ataupun umroh murah 2018, tentunya perlu persiapan khusus agar tubuh dapat beradaptasi dengan baik dan tidak mengganggu kekidmatan dalam beribadah.

Perbedaan cuaca perlu disikapi bijak para calon jamaah haji. Pasalnya, ibadah haji menuntut stamina yang luar biasa. Karena itu, perlu ada persiapan khusus guna beradaptasi dengan cuaca di Tanah Suci. Berikut tipsnya:

Tingkat kelembaban yang ada di Indonesia dan Arab Saudi sangat berbeda. Di Indonesia, kelembapannya berkisar 75-80 persen. Kondisi cuaca panas dalam level ini masih memberikan rasa nyaman. Akan tetapi, di Arab Saudi, tingkat kelembabannya jauh berbeda dengan cuaca Tanah Air, yaitu mencapai 20-30 persen. Cuaca yang panas tentu akan merasakan yang namanya menyegat.

Untuk itu, calon jamaah agar bisa melakukan proses aklimatisasi sejak awal di Indonesia. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan melakukan latihan jalan pada pagi hari dengan durasi menyesuaikan kemampuan dan usia. Proses ini dapat dilakukan enam bulan sebelum keberangkatan.

1 bulan sebelum berangkat, di harapkan calon jamaah haji mulai berlatih jalan di waktu siang hari. Untuk waktu yang di gunakan bisa setengah jam hingga 1 jam lamanya.

Persiapkan asupan gizi secara baik.

Setelah tiba di Tanah Suci, jamaah sebaiknya jangan terlalu memaksakan untuk segera beribadah ke masjid.

Sebaiknya para jamaah selalu memerhatikan asupan air yang masuk ke dalam tubuh. Minim sekitar satu jam, calon jamaah meminum satu gelas. Sedangkan untuk meminum dalam sehari bisa mencapai enam hingga 8 liter/hari.

Lantas, untuk menggantikan keluarnya keringat, jamaah asal Indonesia banyak mengonsumsi buah yang diolesi garam. Di antaranya, apel, jeruk, maupun pisang, yang memiliki kandungan kalium yang tinggi.

Jamaah juga menghindari pakaian warna hitam. Gunakanlah, kata dia, pakaian berwarna terang, seperti warna putih, karena hal tersebut tidak akan menyerap panas.

Jika ingin keluar, jangan lupa untuk membawa payung. Jangan lupa pula menyiapkan handuk kecil dan semprotan air.

Arab Saudi terkenal dengan kondisi cuaca harian yang ekstrim. Suhu udara antara siang dan malam memiliki perubahan yang cukup signnifikan. Jika cuaca terlalu ekstrim, pada siang hari suhu udara bisa mencapat 44° C sedangkan malam hari turun hingga 29° C. Bagi orang Indonesia yang terbiasa hidup  pada cuaca hangat, tentunya hal ini menjadi masalah tersendiri yang perlu dipikirkan matang-matang. Untuk itu, berikut beberapa tips persiapan untuk menghadapi cuaca ekstrim saat berhaji.

  1. Cari tahu kondisi iklim dan kisaran suhu antara siang dan malam di Arab Saudi. Informasi ini diperlukan untuk mengantisipasi kesalahan pemilihan pakaian yang akan dibawa dan dikenakan oleh jamaah haji dan umroh. Bila kondisi cuaca disana seimbang dan perbedaan tidak terlalu penting, Jadi jumlah pakaian yang dibawa bisa diminimalkan. Untuk kondisi cuaca yang panas, jangan lupa memilih pakaian yang terbuat dari bahan menyerap keringat seperti katun, sedangkan untuk kondisi suhu udara yang relative dingin, jangan lupa menyiapkan pakaian hangat seperti sweater, jaket, atau pakaian berbahan wol. Total yang dibawa harus di omptimalkan atau dipertimbangkan, di cukupkan saja untuk efisiensi dalam packing. Semua pakaian yang dibawa harus bersih, sopan, dan rapi.
  2. Selama di Indonesia, biasakan diri untuk tidak terlalu sering atau bergantung pada pendingin ruangan/air conditioner (AC). Kebiasaan menggunakan AC akan mempersulit tubuh untuk beradaptasi terhadap cuaca yang panas. Coba bayangkan ketika wukuf di Padang Arafah di saat memasuki musim panas, akan terasa panas dan terik. Jadi, penting bagi kita untuk mulai sedikit demi sedikit belajar untuk beradaptasi dengan suhu lingkungan tanpa AC agar tubuh belajar beradaptasi.
  3. Rajin olahraga. Berolahraga itu penting karena metabolisme dalam tubuh menjadi lancar. Olahraga menjadi pilihan yang baik untuk membuat tubuh bugar dan fit saat menunaikan ibadah haji. Biasakan untuk rutin berolahraga minimal 2 (dua) kali seminggu. Jika terasa sulit, coba mulai dari olahraga yang ringan terlebih dahulu seperti jalan – jalan di pagi atau sore hari. Pilihlah jenis olahraga yang nyaman dilakukan agar olahraga tidak terasa berat. Jika terlalu letih untuk melakukan olahraga kardio, bisa pilih alternatif lainnya seperti yoga atau berenang.
  4. Banyak minum air putih. Selama perjalanan dan menunaikan ibadah haji, perbanyaklah minum air putih terutama pada malam hari dan malam sebelum Puasa Arafah, tujuannya adalah menghindari tubuh dari dehidrasi. Kekosongan cairan di dalam tubuh akan berakibat mematikan, dari pusing, penglihatan kabur, sampai tidak sadarkan diri.
  5. Makan makanan sehat dan bergizi. Perbaiki pola makan dan pilih menu makanan yang baik untuk tubuh sebelum dan saat melakukan ibadah haji dan umroh. Tujuannya adalah memberikan asupan nutrisi yang cukup untuk tubuh karena selama menunaikan ibadah haji banyak aktivitas fisik yang membutuhkan energi. Kombinasikan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang seimbang. Perbanyak maka buah dan sayur.

 

(Baca Juga : PAKET HEMAT UMROH MURAH SURABAYA 2018 )

Demikianlah Tips Agar Tubuh Beradaptasi Dengan Kondisi Cuaca Ketika Melakukan Ibadah Haji atau Ibadah Umroh oiya, mengingatkan Masih ada PROMO Paket UMROH MURAH 2018 untuk keberangkatan Umroh Bisnis Murah 2017
Dan apabila Bapak atau Ibu berkenan untuk bersilaturahmi bisa mengunjungi
Head Office :
Wisma Pagesangan Raya No. 89 Surabaya

(Selatan Masjid Agung Surabaya)