Umroh Murah, Umroh Surabaya, Umroh Murah Surabaya

Mustajabnya Doa yang dipanjatkan di Tanah Suci

Mustajabnya Doa yang dipanjatkan di Tanah Suci

Oleh : Novatuti

 Apa doa yang biasa dipanjatkan para jamaah ketika berada ditanah haram?

Yang pasti mereka akan berdoa untuk keselamatan dunia dan akhirat, keberkahan untuk kaum keluarga , keturunan yang baik, kesehatan  dan ketenangan jiwa. Dan untuk para lajang yang masih belum dipertemukan dengan pasangannya mereka akan meminta untuk dipertemukan secepatnya.

Begitu juga dengan saya, ketika masih di Tanah Air pun Saya telah menyiapkan  sekumpulan doa yang akan saya panjatkan.

 

Bila saya di raudah nanti.

Di Mesjid Nabawi nanti.

Di depan multazam  nanti.

Di Jabal Rahmah nanti.

 

Karena tempat tersebut adalah sangat diijabah semua doa hamba Nya. Sebelum berangkat saya pernah ngobrol dengan seorang bapak di kantor saya. Pak, semoga pulang dari umroh nanti saya udah gak perlu pakai kacamata lagi’..

Itu benar benar doa yang sangat saya ucapkan dari hati. Karena menggunakan kacamata sepanjang hari bukanlah hal yang sangat direkomendasikan. Selain membuat pandangan mata sangat terbatas  juga terkadang membuat mata kelelahan.  Si Bapak menjawab..‘oh gampang,.. ntar sampai di sana operasi lasik aja”..

 

Waktu itu saya tertawa mendengar jawaban beliau.

Sebuah jawaban yang aneh atau komentar saya yang berlebihan.

 

Ketika pertama kali menginjakkan kaki di tanah haram, Hal pertama yang kita lakukan tiada lain selain mengucapkan Subhanallah walhamdulillah wa syukurillah. Sungguh besar nikmat Allah.  Mudah sekali Allah memberikan nikmat Nya, Ketika sebagian orang masih menunggu untuk dapat berangkat haji entah tahun berapa entah kloter berapa, saya telah dimudahkanNya untuk berkunjung  ke sini. Berziarah ke berbagai tempat bersejarah perjalanan  agama Islam.

 

Perjalanan awal dimulai dengan ziarah ke mesjid Nabawi diteruskan ke mesjid Quba.Beberapa saat saya merogoh tas saya untuk mencari si kaca mata. Tapi astagfirullah.. kacamata ku hilang.. kemudian berfikir kok bisa hilang, bagaimana dengan jarak penglihatanku nanti?

 

Peristiwa ini saya laporkan  ke Muthowwif saya yaitu orang yang memimpin kegiatan umroh ini. Sekalian minta tolong kalau kalau ketemu dengan sekotak  kacamataku yang hilang . Tak lupa aku bercerita bagaimana doaku ketika berada ditanah air dikala itu. Dan Sang Ustad sambil tertawa berkata “selamat neng, doanya diijabah disini”

 

Haduh bukan itu maksud doaku. Aku hanya ingin tidak perlu melihat dengan menggunakan kacamata lagi bukan kehilangan kacamata. Tak hentinya saya ber istigfar memohon ampunan, mungkin cara saya berdoa yang salah. Tapi please bantu saya untuk memudah kan doaku ini…

 

Setelah kegiatan ziarah dan ibadah di Madinah selesai, dilanjutkan dengan kegiatan umroh. Seluruh jamaah bergerak ke Makkah lengkap dengan menggunakan pakaian ihram. Ambil Miqot di byr Ali dan tak lupa membaca niat umroh. Ibadah nya lancar  dan seluruh jamaah bisa pulang ke hotel dengan perasaan lega.

Alhamdulillah bisa istirahat.

Dan kemudian kita meneruskan untuk beribadah di Masjidil haram selama sisa kegiatan ini. Awalnya hanya niat dengan teman sekamar untuk bisa thawaf mengelilingi kaabah ba’da Zuhur.  Oleh karena cuaca yang panas dan sangat menyilaukan, pastilah sangat membutuhkan kacamata pelindung, dan aku merogoh tas ku  untuk mencari kacamata hitam ku.

-- ilustrasi -
— ilustrasi –

Dan Subhanallah.. hilang lagi.

 

Padahal baru saja aku kenakan ketika perjalanan dari Hotel ke Masjidil Haram tadi . Aku berusaha mencarinya tapi  jauh dalah hatiku aku sudah merasakan bahwa aku kehilangan kacamataku yang kedua.  Sedih sekali apalagi melihat ibadah thawaf yang aku jalani di tengah cuaca yang benar benar menyengat hari ini.

 

Huff

Sampai di hotel aku hanya terdiam..

Akhirnya aku hanya memiliki kacamata terakhir yang sudah aku siapkan sebelumnya. Sambil memandang kacamata itu aku berdoa lagi.. Allah please dong kacamata terakhir ini jangan hilang lagi.

 

Tapi aku merasa, kayanya jika masih ditanah Haram ini, kemungkinan kacamataku akan hilang lagi, jadi daripada kehilangan lagi lebih baik segera aku sedekahkan.

Sejenak aku memandang Teh Eny, teman sekamarku yang sangat prihatin dengan musibahku. Kemudian aku berkata Teh,, ini kacamataku disimpan ya,, daripada aku kehilangan lagi, lebih baik dikasih ke  teteh aja”

 

Beliau menerima dengan senang dan aku pun lega  karena telah menghilangkan kacamataku yang terakhir. Lengkap sudah aku kehilangan semua kacamatalku dirumah Allah ini. Hanya dengan sebuah doa sederhana yang aku ucapkan di tanah air sebelumnya. Semoga ini jalan terbaik  yang ditunjukkan Alllah. Karena meskipun aku kehilang semua penuntun mata ku. Alhamdulillah aku dapat menyelesaikan semua ibadah ku, dan tidak tersesat.

(Novatuti)

 

***
Mustajabnya Berdoa di Tanah Suci

Catatan kecil dari admin:

 

Sebuah kisah untuk direnungkan. Jadi merasa diingatkan, betapa sesungguhnya Allah lah yang Maha Tahu akan segala yang terbaik untuk umatnya.

Namun seringkali kita berpikiran lain. Terkadang, kita merasa doa kita tidak dikabulkan.

Ada pula yang merasa dikabulkan tapi ternyata tidak sesuai dengan keinginannya.

 

Mengapa ini bisa terjadi?

Apakah Allah tak mendengar doa-doa kita? Tentu tidak, karena Allah Maha Mendengar.

Apakah Allah tidak bisa mengabulkan doa-doa kita? Tentu tidak, karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Apakah Allah salah mengartikan doa-doa kita? Tentu tidak, karena Allah Maha Mengetahui..

 

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu mengenai Aku maka (jawablah), bahwasannya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

(QS. Al-Baqarah: 186).

 

Yang terjadi, mungkin kita lah yang tidak mendengar jawaban-jawabanNYA.

Mungkin kita lah yang belum melihat kekuasaan Allah.

Mungkin kita lah yang justru tidak mengerti apa-apa yang menjadi jawabanNYA…

 

Rasullulah SAW bersabda pada sebuah hadist

 

”Seorang hamba do’anya senantiasa akan dikabulkan selama tidak berdo’a untuk perbuatan dosa, atau memutuskan silaturrahim, serta selama tidak tergesa-gesa. Beliau ditanya, wahai Rasulullah apa yang dimaksud dengan tergesa-gesa?. Rasulullah menjawab, “Aku telah berdo’a, aku telah berdo’a, tetapi aku belum melihat do’aku dikabulkan. Lantas ia merasa kecewa dengan hal itu, sehingga ia pun tidak mau lagi berdo’a.”

(HR. Muslim).

 

Setiap doa yang kita terbangkan ke langit penuh harap, setiap doa yang lirih kita ucapkan di tengah keheningan malam, setiap doa yang dengannya air mata mengalir membersihkan pipi, akan selalu diterima oleh Allah SWT.

 

Dan Allah dengan segala kasih sayangnya, akan menjawab doa-doa hambaNYA dengan cara yang paling indah, paling tepat dan paling menakjubkan.

Allah akan memenuhi keinginan kita di saat yang tepat atau bahkan memberi kita sesuatu yang jauh lebih baik dari yang kita minta.

Karena Allah benar-benar mengetahui apa-apa yang terbaik bagi dunia maupun akhirat hambaNYA.

 

Bagi manusia , mungkin untuk memahami semuanya, terasa butuh waktu dan butuh pengertian mendalam. Tapi percayalah, semua hanya masalah waktu.

Apalagi memang, apa-apa yang terlihat secara kasat mata sebenarnya hanyalah permukaan saja. Selalu ada hikmah mendalam di setiap kejadian. Baik itu kejadian yang tampaknya menyenangkan maupun kejadian yang tampaknya tidak menyenangkan. Butuh mata hati untuk bisa melihat hikmah di balik kejadian.

 

Alhamdulillah, saudari Nova di tengah segala kehilangannya, tetap mampu melihat dunia dengan mata hati. Bahkan ia malah bisa menjadi manfaat bagi sekitar dengan memberikan kacamata terakhirnya pada orang lain.

Saat itu saudari Nova memang kehilangan kacamatanya, tapi aku rasa, ia semakin terbuka mata hatinya. (Ruli Amirullah)

 

===============================================================

Demikian seputar kisah – kisah sejarah peradaban Islam dan penggugah Iman kita yang bisa kami berikan, ikuti terus kisah – kisah inspirasi dari para Nabi dan Rasul, Sahabat Nabi, dan Tokoh – tokoh Muslim lainnya yang akan memberikan kita semangat yang baru dalam menapaki kehidupan ini, dan insya Allah dengan banyak membaca kisah – kisah muslim ini kita juga akan bersemangat untuk bisa segera mengunjungi Baitullah untuk beribadah Haji dan Umroh.
oiya, mengingatkan Masih ada PROMO Paket UMROH MURAH untuk keberangkatan November 2017, Januari s/d April 2018
untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi : 0857 4670 2013 (WA/SMS/Telp)
Dan apabila Bapak atau Ibu berkenan untuk bersilaturahmi bisa mengunjungi
Head Office :
Wisma Pagesangan Raya No. 89 Surabaya
(selatan Masjid Al Akbar Surabaya)