tips berumroh, tips umroh, tips umroh mudah, tips mudah ketika berumroh

Tips Umroh Menurut Pedoman Islam

Tips Umroh Menurut Pedoman Islam

UMROH MURAH MOJOKERTO, Travel Umroh Mojokerto, Umroh Mojokerto 2017, Umroh 2017 Mojokerto, Travel Umroh 2017 Terbaik Mojokerto, Umroh 2016

UMROH MURAH, TRAVEL UMROH MURAH, UMROH SURABAYA, UMROH MURAH SURABAYA

Sebelum kita berangkat umroh seharusnya kita wajib mempersiapkan hal – hal yang harus di bawa ketika perjalanan ke sana. Maka dari itulah kami dari Mabrur Mandiri Travel Umroh Murah Surabaya memberikan tipsnya agar nyaman dalam perjalanan dan insya Allah akan memudahkan Bapak/Ibu dalam menghadapi Baitullah (Rumah Allah SWT). Berikut ini kami sajikan tipsnya untuk Bapak/Ibu sekalian dalam menunjang kenyamanan dalam beribadah umroh.

  1. Persiapan Pemberangkatan Beribadah Umroh
  • Pilihlah agen Travel Umroh yang sudah punya kredibilitas dan pengalaman yang baik dalam menyelenggarakan haji/umroh. Sesuaikan dengan budget yang ada. Untuk menghemat biaya dan tenaga bisa dipilih paket travel regular, jadi gak pake singgah / jalan2 dulu kaya ke malaysia, dubai, mesir, turki dll. Namun kita langsung ke madinah untuk fokus ibadah.
  • Cepat – Cepat mengurus perlengkapan dokumen untuk  keperluan administrasi seperti paspor, foto close up, kartu kuning vaksinasi meningitis dan influenza. Dan itu juga merupakan syarat yang telah di keluarkan oleh pemerintah arab saudi.
  • Berdasarkan pengalaman jamaah sendiri dalam mengurus paspor, foto, dan vaksin kurang lebih memakan waktu 2 minggu sampai selesai semua.
  • Mulai membaca beberapa panduan buku umroh ( rukun2 dan larangannya), doa-doa ketika rukun umroh, dan sholat sunah, seperti shalat jenazah karena di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram hampir setiap selesai shalat wajib akan ada shalat jenazah.
  • Jaga kesehatan badan dan rohani kita. Karena itu dapat memicu kondisi cuaca yang ada di arab saudi jika tidak bersahabat dengan Bapak/Ibu.

Selain itu kami dari Mabrur Mandiri Travel Umroh Murah Surabaya memberikan tips ke masjidil harom. Selain manfaatnya yang sungguh luar biasa juga merupakan shalat lebih utama daripada sholat 100.000 kali shalat di masjid lainnya. “Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Dan hadist ini merupakan hadist shahih)

Jika kita tau bahwa masjidil harom merupakan masjid paling suci bagi umat islam. Masjid ini juga merupakan masjid terbesar sesudah masjid Nabawii Al – Mukarramah. Dan merupakan masjid tujuan utama bagi jamaah ibadah haji dan umroh. Nah taukah Bapak/Ibu bahwa kami dari Mabrur Mandiri Travel Umroh Murah Surabaya memberikan tipsnya yang laen supaya nyaman dalam beribadah di masjidil harom, Tips Aman Saat Thaaf, Tips mencium Hajar Aswad. Berikut ini tips – tipsnya :

A. Tips Perjalanan beribadah Umroh ke Masjidil Harom

a)      Sajadah yang tidak terlalu lebar dan mudah di lipat ;

b)      Al-Qur’an kecil atau buku-buku doa ;

c)      Kantung plastic untuk sandal ;

d)     Botol plastic untuk mendapatkan air zamzam sebelum kembali ke penginapan ;

e)      Sunglasses atau kacamata hitam ;

f)       Uang secukupnya untuk sedekah.

g)      Di himbau tidak membawa barang karena akan memperlambat proses pemeriksaan oleh  petugas ;

h)      Jangan terlalu banyak membawa barang belanjaan ke dalam masjid, sebab petugas akan meminta  anda meninggalkannya di luar ;

i)        Jangan membawa handphone, apalagi yang di lengkapi kamera.

B. Tips Agar Aman Saat Thaaf

  1. Di himbau bagi jamaah agar tidak terpisah dari rombongan atau pasangan Anda. Jika Anda perempuan, sebaiknya Anda tidak thawaf sendirian ;
  2. Ikuti arus putaran thawaf, jangan menyeberang karena ingin mendekati Ka’bah ;
  3. Simpan uang dalam kantung yang menempel di badan kita. Usahakan tidak membawa uang dalam jumlah yang banyak saat thawaf.

C. Tips Agar Mudah Mencium Hajar Aswad

  1. Niatlah dengan iklas untuk mencium Hajar Aswad karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Berpakaianlah yang sopan, tidak membawa HP, kamera, dan barang berharga lainnya ;
  2. Ketika Mencium  Hajar Aswad sebaiknya dijadwalkan secara tersendiri di hari yang lain, jangan sampai di gabung dengan pelaksanaan  umrah ;
  3. Berangkat dari hotel dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT pasti akan membantu kita ;
  4. Berdoa saat memasuki Masjidil Haram dengan penuh kerendahan hati ;
  5. Dan Memintalah Doa ketika melihat Ka’bah dengan penuh harap ;
  6. Wajib menghormati Masjidil Haram dengan cara thawaf, dan melakukan shalat sunnah thawaf di belakang Maqam Ibrahim ;
  7. Setelah shalat sunnah dua rakaat, berdoalah sebelum berusaha mencium Hajar Aswad di depan Multazam ;
  8. Berusahalah  mendekati Hajar Aswad tanpa memotong arus jamaah yang sedang thawaf. Ikutilah arus thawaf sambil mendekati Multazam ;
  9. Diusahakan, Anda masuk dari depan pintu Ka’bah.
  10. Dari arah pintu Ka’bah, teruslah merapat ke dindingnya dan berusahalah mendekati kaki asykar (penjaga) dan jangan sekali-kali mendekat dari arah depan Hajar Aswad, karena bisa terdorong oleh jamaah yang sudah mencium Hajar Aswad ;
  11. Ketika mendekati ke Hajar Aswad, ketika berada di depak kaki asykar, di anjurkan bertakbirlah sambil menunggu jamaah di depan kita mencium. peganglah marmer di kaki polisi atau kiswah di atasnya bila sudah dekat dengan Hajar Aswad agar kita tidak terdorong yang ada di depan kita ;
  12. Posisikan arah miring badan ketika antri akan lebih memudahkan kita. Posisi badan menghadap Multazam, bahu sebelah kiri tegakkan menuju Hajar Aswad, dan posisi tangan tetap memegang marmer pelindung kaki asykar. Ketika mau mencium Hajar Aswad, peganglah erat-erat ujung kiswah di dekatnya ;
  13. Tanpa mengangkat suara, tetaplah berdoa. Ketika mencium Hajar Aswad, ucapkan “Bismillaahi Allaahu Akbar”. Ketika usai mencium, usaplah sekali saja Hajar Aswad dengan tangan kanan. Ketika mencium, jangan terlalu lama agar tidak di marahi oleh asykar dan jamaah yang mengantri. Cukup sekali kecup saja ;
  14. Ketika usai mencium dan mengusap, di anjurkan kita tidak kejepit dan tidak ter-injak oleh jamaah lain, sementara posisi kita di depan Hajar Aswad dan ingin keluar, angkatlah kaki kanan di atas syadarwan atau pondasi Ka’bah yang miring di bawah Hajar Aswad. Ini bertujuan untuk menghimpun tenaga sebelum berusaha keluar dari desakan jamaah. Dengan menekan kaki ke syadarwan, kita bisa keluar dengan bantuan tenaga kaki di samping badan ;
  15. Keluar pelan-pelan tanpa menyakiti jamaah yang lain. Kalau tidak sengaja menyakiti katakana “Ma’alis” (maaf) sambil memegang pundaknya. Ketika mau keluar dari lingkaran thawaf, jangan sekali-kali menghambat arus thawaf
  16. Tidak disunnahkan mencium Hajar Aswad bagi ibu-ibu kecuali bila sepi dari orang-orang thawaf. Hal itu dapat membahayakan keselamatan mereka ;
  17. Setengah jam sebelum adzan, biasanya terlarang bagi ibu-ibu untuk thawaf dan mencium Hajar Aswad. Pada waktu-waktu ini, kaum laki-laki lebih leluasa mencium Hajar Aswad ;
  18. Setelah mencium Hajar Aswad, bersyukurlah sebanyak-banyaknya.

Demikianlah Tips Umroh Menurut Pedoman Islam, oiya, mengingatkan Masih ada PROMO Paket UMROH MURAH untuk keberangkatan Umroh Bisnis Murah 2017
Dan apabila Bapak atau Ibu berkenan untuk bersilaturahmi bisa mengunjungi

Head Office :
Wisma Pagesangan Raya No. 89 Surabaya
(Selatan Masjid Agung Surabaya)